EFEK DINDING BATA TERHADAP SOFT STORY SISTEM RANGKA BANGUN GEDUNG BETON BERTULANG BERATURAN BERDASARKAN ASCE 41-17-17
DOI:
https://doi.org/10.37598///tameh.v14i2.316Abstract
Dinding bata pada bangunan umumnya digolongkan sebagai elemen non-struktural sehingga tidak diperhitungkan dalam proses perencanaan struktur. Pada bangunan dengan karakteristik soft story, pengabaian terhadap kontribusi dinding bata menjadi penting untuk dikaji lebih lanjut mengingat soft story meningkatkan kerentanan struktur saat terjadi gempa. Soft story terjadi akibat perbedaan kekakuan antar tingkat yang signifikan menyebabkan deformasi lebih besar pada tingkat bawah dibandingkan tingkat diatasnya. Kondisi ini dapat memicu ketidakstabilan struktur sehingga berpotensi keruntuhan parsial maupun total. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konfigurasi dinding bata terhadap respons soft story pada struktur beton bertulang. Pemodelan dilakukan pada gedung beraturan dengan empat variasi konfigurasi dinding pengisi yang direpresentasikan sebagai elemen strut berdasarkan ASCE 41-17. Variasi model tersebut terdiri atas: Model 1 tanpa dinding bata, Model 2 dengan dinding bata pada tingkat dua hingga enam, Model 3 dengan dinding bata pada tingkat tiga hingga enam serta, Model 4 dengan dinding bata pada tingkat dua hingga lima. Seluruh model kemudian dianalisis secara linier. Hasil analisis menunjukkan bahwa Model 3 memiliki perbedaan kekakuan paling besar sehingga memicu soft story pada dua tingkat terbawah dengan rasio kekakuan masing-masing sebesar 0,65% dan 0,51%. Model 2 dan Model 4 memiliki nilai yang sama pada tingkat pertama dengan rasio kekakuan 0,35%. Sementara itu, Model 1 memiliki distribusi kekakuan yang meningkat secara bertahap antar tingkat dengan rasio kekakuan 0,69%–1,13%. Maka, dapat disimpulkan bahwa distribusi dinding pengisi yang tidak merata dapat mengakibatkan ketidakteraturan dalam kekakuan struktur. Hal ini menyebabkan konsentrasi deformasi yang besar pada tingkat bawah yang berpotensi membentuk mekanisme soft story.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zulfikar Djauhari, Nasywa Amirah Fathinah, Enno Yuniarto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

