PERBANDINGAN KINERJA SISTEM RANGKA BETON BERTULANG DENGAN DINDING DAN TANPA DINDING PENGISI BERDASARKAN ASCE 41-17

Authors

  • Zulfikar Djauhari Author
  • Enno Yuniarto Universitas Riau Author
  • Zulfikar Djauhari Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.37598/tameh.v14i2.317

Keywords:

Dinding pengisi, ASCE 41-17, level kinerja, analisis pushover, kekakuan lateral

Abstract

Dinding pengisi pada struktur rangka beton bertulang umumnya dianggap sebagai elemen non-struktural, sehingga sering diabaikan dalam perencanaan. Namun, keberadaannya memberikan kontribusi terhadap kekuatan dan kekakuan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja struktur rangka beton bertulang dengan dan tanpa dinding pengisi sesuai pedoman ASCE 41-17. Pemodelan dilakukan menggunakan software berbasis elemen hingga dengan empat variasi model, yaitu: model 1 (rangka terbuka tanpa dinding pengisi), model 2 (dinding pengisi pada tingkat 2–6), model 3 (dinding pengisi pada tingkat 3-6), dan model 4 (dinding pengisi pada tingkat 2–5). Dinding bata dimodelkan menggunakan metode strut diagonal sesuai ASCE 41-17, kemudian dianalisis secara linier dan nonlinier pushover. Tingkat kinerja struktur ditentukan berdasarkan kriteria ATC-40 dan FEMA 356. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan dinding pengisi memengaruhi kekakuan global struktur yang ditunjukkan pada nilai periode fundamental. Model 1 memiliki periode terpanjang (0,876 detik), sedangkan model 4 terpendek (0,762 detik) yang menunjukkan kekakuan tertinggi. model 2 (0,777 detik) dan model 3 (0,849 detik) berada di antara keduanya. model 2 menghasilkan nilai gaya geser tingkat terbesar pada hampir semua tingkat, disusul model 3, model 4, dan model 1. Simpangan antar tingkat terbesar terjadi pada tingkat 1, berturut-turut model 3 (0,75%), model 2 (0,73%), model 4 (0,71%), dan model 1 (0,66%), seluruhnya berada di bawah batas izin SNI 1726:2019. Dari analisis kinerja, semua model berada pada tingkat immediate occupancy dengan drift ratio ≤ 0,01.; model 2 memiliki drift terkecil (0,0068) dan base shear tertinggi (355,8 kn), sedangkan model 1 memiliki drift terbesar (0,0078) dan base shear terendah (187,4 kn). Penelitian ini menegaskan bahwa struktur dengan dinding pengisi menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan rangka terbuka, karena mampu meningkatkan kekakuan, mengurangi simpangan, dan memperbesar kapasitas lateral dalam menghadapi beban gempa rencana.

Downloads

Published

30-12-2025

How to Cite

Djauhari, Z., Yuniarto, E. ., & Djauhari, Z. . (2025). PERBANDINGAN KINERJA SISTEM RANGKA BETON BERTULANG DENGAN DINDING DAN TANPA DINDING PENGISI BERDASARKAN ASCE 41-17. Tameh, 14(2), 65-73. https://doi.org/10.37598/tameh.v14i2.317