ANALISA PENGARUH LIMBAH CANGKANG KERANG DARAH SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN SELF COMPACTING CONCRETE (SCC)
DOI:
https://doi.org/10.37598//tameh.v14i2.335Keywords:
Self compacting concrete, limbah cangkang kerang darah, agregat halus, kuat tekanAbstract
Self Compacting Concrete (SCC) merupakan beton inovatif yang mampu mengalir dan memadat sendiri tanpa bantuan getaran, sehingga cocok digunakan pada konstruksi dengan penulangan rapat. Namun, peningkatan kebutuhan pembangunan mengakibatkan ketersediaan agregat alami semakin menurun, sehingga diperlukan material alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu limbah potensial adalah cangkang kerang darah (Anadara granosa), yang banyak ditemukan di pesisir Aceh sebagai sisa konsumsi rumah makan. Limbah ini sering terbuang dan mencemari lingkungan, padahal mengandung kalsium karbonat yang berpotensi dimanfaatkan dalam campuran beton. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh limbah cangkang kerang darah sebagai substitusi sebagian agregat halus terhadap sifat beton segar dan kuat tekan SCC. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai kuat tekan optimum serta variasi terbaik dari penggunaan limbah tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental di laboratorium menggunakan benda uji silinder 15 × 30 cm sebanyak 40 buah. Variasi substitusi limbah terhadap agregat halus adalah 0%, 5%, 7,5%, dan 10%. Beton direncanakan dengan kuat tekan (f’c) 25 MPa. Pengujian meliputi sifat fisis agregat, slump flow, T-500, J-Ring, sieve segregation, serta kuat tekan pada umur 7 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar persentase limbah, nilai slump flow menurun dari 715 mm (0%) menjadi 655 mm (10%), dan T-500 meningkat dari 3,5 detik menjadi 4,7 detik. Pada umur 7 hari kuat tekan menurun dari 18,96 MPa menjadi 10,89 MPa, sedangkan pada 28 hari kuat tekan tertinggi dicapai pada variasi 0% sebesar 28,98 MPa. Variasi 5% menghasilkan kuat tekan 26,36 MPa yang masih mendekati f’c rencana, sementara 7,5% dan 10% jauh lebih rendah. Disimpulkan bahwa limbah cangkang kerang darah dapat digunakan maksimal 5% sebagai pengganti agregat halus pada SCC.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Meillyta Meillyta, Irfan Maulana, Wahyuni Wahyuni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

